Sunday, September 13, 2026

Bolehkah Kucing diberikan pil KB?

 

Bolehkah Kucing diberikan pil KB?

Kucing merupakan hewan kesayangan yang sering dipelihara oleh masyarakat. Interaksi antara kucing dan manusia sangat erat kaitannya, sehingga perlu diperhatikan kesehatan hewan agar tidak menularkan penyakit pada manusia atau yang dikenal dengan penyakit zoonosis.

Kucing adalah hewan multipara yang sekali beranak memiliki anak yang banyak 2-8 ekor, sehingga populasi kucing sangat cepat bertambah. Kucing yang dipelihara oleh masyarakat sebagai hewan kesayangan di rumah tentu harus dikontrol populasi.

Banyak pemilik hewan yang menanyakan terkait pemberian pil KB / suntik KB pada kucng untuk mencegah kucing hamil. Pemberian Pil KB / suntik KB pada kucing dapat menyebabkan tumor pada kelenjar mamae/ kelenjar susu bahkan bisa menyebabkan pyometra atau radang rahim bernanah sehingga dapat menyebabkan kematian pada kucing.


Pemberian KB pada kucing dapat menyebabkan tumor mamme salah satu penyebab adalah gangguan hormonal pada hewan. Ada solusi terbaik yang dapat dilakukan untuk mengontrol popolasi pada kucing adalah dengan operasi steril (ovariohisterectomy) yaitu prosedur bedah pengangkatan rahim dan indung telur sehingga hewan tidak birahi dan hamil lagi , tindakan ini sangat aman bisa dilakukan oleh dokter hewan kesayangan anda. Semoga ulasan ini bermanfaat.


Salam Hormat.

Drh. Khairul Rizal 

Owner Ossa Vet Care

Perawang Siak

Alamat Ruko Jln. Raya Perawang KM 5. Kelurahan Perawang Siak Riau.


Ossa Vet Care

 


Ossa Vet Care

Ossa Vet Care adalah Branding dari Praktik Dokter Hewan Drh. Khairul Rizal. Praktik Dokter Hewan ini berdiri awalnya pada pada Tanggal 1 April 2020 beralamat di Jalan Datuk Laksamana kemudian Pada Tanggal 21 November 2021 Pindah ke ruko Jalan Raya Perawang Km 5.5. kelurahan Perawang. Saat ini Ossa Vet Care memiliki cabang ke 2 beralamat di Jalan Taman Karya Panam Pekanbaru Terhitung Juni 2024 Sudah mulai beroperasional. 

                                                                       Drh. Khairul Rizal 

Drh. Khairul Rizal sebagai owner Ossa Vet Care menamatkan Profesi Dokter Hewan di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Adapun Layanan Dokter Hewan di Ossa Vet Care sebagai berikut:

1. Konsultasi

2. Medical Check Up

3. Pengobatan 

4. Vaksinasi

5. Operasi /Bedah/Surgery Mayor dan Minor

6. Operasi Steril jantan dan betina

7. Pemeriksaan USG

8. Pemeriksaan Mikroskopik 

9. Pemeriksaan Urinalisis 

10. Pemeriksaan Woodlamps

11. Neubulizer.

12. Rawat Inap 

Ossa Vet Care terus berkembang dan berbenah menjadi layanan kesehatan hewan yang profesional 



Drh. Khairul Rizal 

Ceo Ossa Vet Care


Sunday, September 6, 2026

Kenali Abses Pada Hewan

 

Kenali Abses Pada Hewan

Abses merupakan pengumpalan nanah yang terbentuk akibat infeksi pada hewan, benturan, cakaran, gigitan hewan, tertusuk hingga sobekkan. Abses adalah kumpulan nanah yang terkandung di dalam rongga di suatu tempat di tubuh, abses dapat terjadi di organ tubuh seperti kantong urin, lapisan bawah kulit, dan lain sebagainya. Beberapa penyebab terjadinya abses yaitu trauma (seperti berkelahi) atau infeksi sebelumnya, benda asing dan bakteri penyebab nanah. Abses dapat dibedakan menjadi dua yaitu abses terbuka dan abses tertutup. Abses tertutup merupakan pengumpulan cairan bersifat prulenta yang berlokasi dalam satu jaringan tubuh tertentu dan kadang-kadang berkapsula oleh tenun ikat.

Ossa vet care pernah datang pasien kucing jantan usia sekitar dua tahun, dengan gejala tidak bisa urinasi, nyeri area perut (abdominal pain), tidak selera makan (anoreksia). Berdasarkan gejala ini, dokter di Ossa Vet Care memutuskan untuk melakukan pemeriksaan penunjang dengan Ultrasonografi (USG). Adapun USG yang digunakan adalah USG Mindray DP 10 Vet, menunggunakan transcutaneous probe micro convec. Adapun frekuensi yang digunakan untuk USG adalah 5 MHz dan kedalaman 7 cm. Berdasarkan hasil pemeriksaan USG di Vesica Urinary / kantong kemih, terdapat masa hipoechogenic hingga hiperechogenic di dalam lumen VU, dan dinding VU mengalami penebalan, sehingga saat itu disimpulkan massa berbentuk nanah, sehingga dilakukan tindakan bedah. Berdasarkan tindakan bedah dapat diamati bahwa nanah tersebut berada di dalam kantong urine (Foto tidak kami tampilkan).

Nanah yang terbentuk di dalam kantong kemih adalah manifestasi dari infeksi kronis yang terjadi di kantong kemih, nah pada kasus ini kucing mengalami Feline Lower Urinary Tractus Disease (FLUTD). Pada kasus FLUTD kronis yang tidak dilakukan penanganan yang baik juga dapat menyebabkan abses.

 

Saturday, September 5, 2026

Layanan Pemeriksaan USG Pada Kuda dan Sapi oleh Ossa Vet Care

Pastikan Ternak Bunting Sehat, Tanpa Harus Repot Bawa ke Klinik

 

Bagi peternak kuda dan sapi, masa kebuntingan adalah masa paling krusial. 1 ekor saja gagal bunting atau terlambat ketahuan ada masalah, bisa rugi puluhan juta. Tapi membawa kuda dan sapi ke klinik? Susah, berisiko stres, dan makan waktu. Ossa Vet Care hadir dengan solusi: Layanan USG Pemeriksaan Kebuntingan ke Lapangan. Dokternya yang datang ke kandang Anda.

Gambar 1. Dokter Rizal kunjungan ke lapangan melakukan USG pada sapi

 Kenapa Pemeriksaan USG Kebuntingan Itu Wajib?

USG bukan hanya untuk “lihat anaknya”. Ini alat diagnosa paling akurat untuk ternak. Dengan USG, dokter bisa:

1.  Pastikan Bunting atau Tidak

Pada kuda bisa dicek mulai usia 18-26 hari setelah kawin. Pada sapi mulai 28-30 hari. Jadi tidak perlu nunggu 3 bulan dengan tebak-tebakan.

2.  Deteksi Dini Masalah Reproduksi

            Kista ovarium, infeksi rahim, janin mati, atau kehamilan kembar bisa langsung ketahuan. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang selamat.

Gambar 2. Kehamilan Kembar

3.  Hitung Usia Kebuntingan & Prediksi Waktu Melahirkan

Dengan begitu Anda bisa siapkan pakan, kandang bersalin, dan tenaga lebih matang.

4.  Cek Kesehatan & Detak Jantung Janin

Memastikan janin berkembang normal dan sehat.

Gambar ke 3. Denyut jantung Foetus
 
          Intinya: USG menghemat biaya dan waktu. Daripada nunggu lalu zonk, lebih baik cek pasti dari awal.
 
Keunggulan Layanan Ossa Vet Care ke Lapangan

Kami paham kuda dan sapi adalah hewan besar yang tidak mudah dipindahkan. Makanya kami bawa kliniknya ke Anda.

1. Dokter Hewan Berpengalaman Hewan Besar

Ditangani langsung oleh dokter hewan yang sudah terlatih USG reproduksi pada kuda dan sapi. Hasil akurat dan bisa langsung dikonsultasikan.

Gambar 4. Drh. Rizal sedang memeriksa kebuntingan pada sapi dengan USG

2. Alat USG Portable Canggih 

Kami menggunakan alat USG portable khusus hewan besar. Gambar jelas, hasil bisa langsung dilihat dan dijelaskan di tempat.

3. Praktis & Minim Stres

Tidak perlu sewa mobil, tidak perlu angkut ternak. Pemeriksaan dilakukan di kandang. Ternak lebih tenang, hasil lebih akurat.

4. Edukasi Langsung di tempat

Selesai USG, dokter akan jelaskan kondisi ternak Anda, beri saran pakan, vitamin, dan jadwal pemeriksaan lanjutan. Kami tidak hanya periksa, kami dampingi.

 

Untuk luar kota, tim kami siap jadwalkan.

Bagaimana Cara Booking?

Sangat mudah:

1.  Hubungi Ossa Vet Care via WA/Telp

2.  Sebutkan: Jenis ternak, jumlah yang mau di-USG, lokasi kandang, dan riwayat kawin

3.  Tentukan Jadwal - Tim kami akan datang ke kandang sesuai jadwal

4.  Pemeriksaan & Konsultasi - Hasil langsung keluar dan dapat penjelasan

 

“Sayangi Ternak Anda. Cegah kerugian dari sekarang.”

 

Ossa Vet Care – Mitra Kesehatan Reproduksi Ternak Anda di Riau

Layanan Profesional. Hasil Akurat. Datang ke Kandang Anda.

 

OSSA VET CARE


 


Friday, September 4, 2026

Pentingnya Vaksinasi Pada Hewan Kesayangan Anjing dan Kucing

Pentingnya Vaksinasi Pada Hewan Kesayangan Anjing dan Kucing

 Penulis : Drh. Ridho (Ossa Vet Care)

               Anjing dan kucing adalah hewan kesayangan yang paling banyak digemari oleh masyarakat di Indonesia dikarenakan memiliki sifat yang jinak, bulu yang halus dan lembut, serta mudah untuk dipelihara. Memelihara anjing dan kucing sangat lah mudah, hal yang perlu diperhatikan dalam memelihara anjing dan kucing adalah dengan menyediakan tempat makan dan minum, tempat untuk PIP dan PUP, serta kandang sebagai tempat istirahatnya. Selain itu, anjing dan kucing perlu dijaga dan diperhatikan kesehatannya untuk menghindri dari penykit yang mematikan.

              Anjing dan kucing memiliki penyakit yang sangat mematikan dan juga zoonosis. Zoonosis adalah penyakit mematikan yang menyerang hewan serta dapat menularkannya ke manusia. Zoonosis dapat ditularkan dengan cara digigit/dicakar oleh hewan yang terinfeksi, bersentuhan dengan kotoran dan urin dari hewan yang terinfeksi, bersentuhan dengan bulu atau air liur, serta penularan tidak langsung melalui vektor seperti kutu dan pinjal pada anjing dan kucing yang membawa telur cacing pita.

Adapun penyakit tersebut antara lain pada kucing adalah:

  1. Panleukopenia
  2. Calici
  3. Rhinotracheitis
  4. Chlamidia
  5. Rabies

Adapun penykit pada anjing yang dapat dilakukan vaksinsi antara lain:

  1. Distemper
  2. Hepatitis
  3. Parvovirus
  4. Parainfluenza
  5. Rabies
  6. Leptospira

 Jadwal vaksinasi

Anjing

Usia

6 minggu

8 minggu

9 minggu

12 minggu

16 minggu

Tahunan

vaksinasi

Vanguard Plus 5/L

Vanguard

Bronchicine CAe

Vanguard Plus 5/L

Vanguard Plus 5/CV-L/VP 5L4CV

 

Vanguard Plus 5/L

Vanguard Plus 5/CV-L/VP 5L4CV

Bronchicine CAe

 

Vanguard Rabies

Vanguard Plus 5/L

Vanguard Plus 5/CV-L/VP 5L4CV

Bronchicine Cae

Vanguard Rabies

 

Kucing

Usia

8 minggu

12 minggu

16 minggu

Tahunan

Vaksinasi

Felocell 3 atau

Felocell 4

Felocell 3 atau

Felocell 4

Felocell 3 atau

Felocell 4 +

Vanguard Rabies

Felocell 3 atau

Felocell 4 +

Vanguard Rabies

 

  1. Panleukopenia / FPV / "Flu Kucing Mematikan"

Penyebab: Virus Parvovirus kucing. Nular lewat kotoran, air liur, kandang kotor

Gejala klinis: Demam tinggi → muntah terus → diare darah → lemas banget → dehidrasi cepat. Suka duduk di dekat air tapi nggak minum. Tingkat kematian tinggi di anak kucing.

  1. Calici virus

Penyebab: Virus Calici. Nular lewat air liur, bersin.

Gejala klinis: Sariawan di lidah/gusi, air liur berlebihan, demam, pincang tiba-tiba, pilek. Nafsu makan turun karena sakit kalau makan

  1. Rhinotracheitis / Herpes virus Kucing

Penyebab: Virus Herpes FHV-1. Nular lewat bersin & kontak langsung.

Gejala klinis: Pilek berat, mata belekan bernanah, bersin-bersin, demam, ngorok. Mirip flu berat. Bisa kambuh seumur hidup kalau stres.

  1. Chlamydia

Penyebab: Bakteri Chlamydophila felis. Nular lewat kontak mata & hidung

Gejala klinis: Mata merah, berair, bengkak → keluar kotoran mata kuning/hijau. Kadang pilek ringan. Sering cuma kena 1 mata dulu.

  1. Rabies

Penyebab: Virus Rabies dari gigitan hewan terinfeksi. Bisa nular ke manusia.

Gejala klinis: Perubahan sifat: jadi galak/takut, takut air, air liur banyak, jalan sempoyongan, kejang, lumpuh. 100% fatal kalau udah gejala

  1. Distemper

Penyebab: Virus Distemper. Nular lewat udara, air liur.

Gejala klinis: Tahap 1: Demam, pilek, mata belekan.

                      Tahap 2: Batuk, diare.

                      Tahap 3: Kejang, jalan sempoyongan, hidung/telapak kaki menebal. Sangat mematikan

  1. Hepatitis / Adenovirus

Penyebab: Virus Adeno-1. Nular lewat kotoran, air liur

Gejala klinis: Demam, sakit perut, muntah, mata biru "blue eye", gusi pucat, kuning. Menyerang hati & ginjal.

  1. Parvovirus / ParvoPenyebab: Virus Parvo. Nular lewat kotoran. Virusnya bandel di tanah berbulan-bulan.

Gejala klinis: Muntah hebat → diare darah bau busuk → lemas → dehidrasi dalam 24 jam. Pembunuh no.1 anak anjing

  1. Parainfluenza

Penyebab: Virus Parainfluenza. Nular lewat udara

Gejala klinis: Batuk "krek krek" kayak mau muntah, pilek ringan, demam ringan. "Flu-nya anjing". Nggak mematikan tapi bikin gampang ketularan penyakit lain

10. Leptospirosis

Penyebab: Bakteri Leptospira dari urine tikus/anjing sakit. Nular ke manusia

Gejala klinis: Demam, muntah, diare, kuning, BAK susah/sedikit, sakit otot. Bisa gagal ginjal & gagal hati

11. Bordetella / Batuk Kandang

Penyebab: Bakteri Bordetella bronchiseptica. Nular di tempat rame: salon, penitipan

Gejala klinis: Batuk kering keras "kayak ada tulang nyangkut", kadang muntah busa setelah batuk. Mirip flu manusia. Nggak mematikan

Catatan: Cara cegah paling efektif: Vaksin + jaga kebersihan + obat cacing rutin.