Pentingnya Vaksinasi
Pada Hewan Kesayangan Anjing dan Kucing
Penulis : Drh. Ridho (Ossa Vet Care)
Anjing dan kucing adalah hewan kesayangan yang paling banyak digemari oleh masyarakat di Indonesia dikarenakan memiliki sifat yang jinak, bulu yang
halus dan lembut, serta mudah untuk dipelihara. Memelihara anjing dan kucing sangat lah mudah, hal yang perlu diperhatikan dalam memelihara anjing dan kucing adalah dengan
menyediakan tempat makan dan minum, tempat untuk PIP dan PUP, serta kandang sebagai
tempat istirahatnya. Selain itu, anjing dan kucing perlu dijaga dan diperhatikan
kesehatannya untuk menghindri dari penykit yang mematikan.
Anjing dan
kucing memiliki penyakit yang sangat mematikan dan juga zoonosis. Zoonosis adalah penyakit mematikan yang menyerang hewan serta dapat menularkannya ke manusia. Zoonosis dapat ditularkan dengan cara digigit/dicakar oleh
hewan yang terinfeksi, bersentuhan dengan kotoran dan urin dari hewan yang terinfeksi,
bersentuhan dengan bulu atau air liur, serta penularan tidak langsung melalui vektor seperti kutu dan pinjal pada anjing
dan kucing yang membawa telur cacing pita.
Adapun penyakit
tersebut antara lain pada kucing adalah:
- Panleukopenia
- Calici
- Rhinotracheitis
- Chlamidia
- Rabies
Adapun penykit pada anjing yang dapat dilakukan vaksinsi antara lain:
- Distemper
- Hepatitis
- Parvovirus
- Parainfluenza
- Rabies
- Leptospira
Jadwal vaksinasi
Anjing
|
Usia
|
6 minggu
|
8 minggu
|
9 minggu
|
12 minggu
|
16 minggu
|
Tahunan
|
|
vaksinasi
|
Vanguard Plus
5/L
Vanguard
|
Bronchicine
CAe
|
Vanguard Plus
5/L
Vanguard Plus
5/CV-L/VP 5L4CV
|
Vanguard Plus
5/L
Vanguard Plus
5/CV-L/VP 5L4CV
Bronchicine
CAe
|
Vanguard Rabies
|
Vanguard Plus
5/L
Vanguard Plus
5/CV-L/VP 5L4CV
Bronchicine
Cae
Vanguard Rabies
|
Kucing
|
Usia
|
8 minggu
|
12 minggu
|
16 minggu
|
Tahunan
|
|
Vaksinasi
|
Felocell 3 atau
Felocell 4
|
Felocell 3 atau
Felocell 4
|
Felocell 3 atau
Felocell 4 +
Vanguard Rabies
|
Felocell 3 atau
Felocell 4 +
Vanguard Rabies
|
- Panleukopenia / FPV / "Flu Kucing
Mematikan"
Penyebab: Virus Parvovirus kucing. Nular lewat kotoran,
air liur, kandang kotor
Gejala klinis: Demam tinggi → muntah terus → diare darah
→ lemas banget → dehidrasi cepat. Suka duduk di dekat air tapi nggak minum.
Tingkat kematian tinggi di anak kucing.
- Calici virus
Penyebab: Virus Calici. Nular lewat air liur, bersin.
Gejala klinis: Sariawan di lidah/gusi, air liur
berlebihan, demam, pincang tiba-tiba, pilek. Nafsu makan turun karena sakit
kalau makan
- Rhinotracheitis / Herpes virus Kucing
Penyebab: Virus Herpes FHV-1. Nular lewat bersin &
kontak langsung.
Gejala klinis: Pilek berat, mata belekan bernanah,
bersin-bersin, demam, ngorok. Mirip flu berat. Bisa kambuh seumur hidup kalau
stres.
- Chlamydia
Penyebab: Bakteri Chlamydophila felis. Nular lewat kontak
mata & hidung
Gejala klinis: Mata merah, berair, bengkak → keluar
kotoran mata kuning/hijau. Kadang pilek ringan. Sering cuma kena 1 mata dulu.
- Rabies
Penyebab: Virus Rabies dari gigitan hewan terinfeksi.
Bisa nular ke manusia.
Gejala klinis: Perubahan sifat: jadi galak/takut, takut air,
air liur banyak, jalan sempoyongan, kejang, lumpuh. 100% fatal kalau udah
gejala
- Distemper
Penyebab: Virus Distemper. Nular lewat udara, air liur.
Gejala klinis: Tahap 1: Demam, pilek, mata belekan.
Tahap 2: Batuk, diare.
Tahap 3: Kejang, jalan
sempoyongan, hidung/telapak kaki menebal. Sangat mematikan
- Hepatitis / Adenovirus
Penyebab: Virus Adeno-1. Nular lewat kotoran, air liur
Gejala klinis: Demam, sakit perut, muntah, mata biru
"blue eye", gusi pucat, kuning. Menyerang hati & ginjal.
- Parvovirus / ParvoPenyebab: Virus Parvo. Nular lewat
kotoran. Virusnya bandel di tanah berbulan-bulan.
Gejala klinis: Muntah hebat → diare darah bau busuk →
lemas → dehidrasi dalam 24 jam. Pembunuh no.1 anak anjing
- Parainfluenza
Penyebab: Virus Parainfluenza. Nular lewat udara
Gejala klinis: Batuk "krek krek" kayak mau
muntah, pilek ringan, demam ringan. "Flu-nya anjing". Nggak mematikan
tapi bikin gampang ketularan penyakit lain
10. Leptospirosis
Penyebab: Bakteri Leptospira dari urine tikus/anjing
sakit. Nular ke manusia
Gejala klinis: Demam, muntah, diare, kuning, BAK
susah/sedikit, sakit otot. Bisa gagal ginjal & gagal hati
11. Bordetella / Batuk Kandang
Penyebab: Bakteri Bordetella bronchiseptica. Nular di
tempat rame: salon, penitipan
Gejala klinis: Batuk kering keras "kayak ada tulang
nyangkut", kadang muntah busa setelah batuk. Mirip flu manusia. Nggak
mematikan
Catatan: Cara
cegah paling efektif: Vaksin + jaga kebersihan + obat cacing rutin.