Langsung ke konten utama

Postingan

Penanganan Induk Pasca Melahirkan

 Penanganan Induk Pasca Melahirkan Kebuntingan pada sapi rata -rata berkisar 283 hari. Sapi yang melahirkan harus mendapatkan lingkungan yang nyaman, bebas dari stress, dan mendapatkan kebutuhan nutrisi yang memadai. Nutrisi sapi yang baru melahirkan harus diperhatikan dengan baik. Nutrisi yang seimbang akan mencukupi untuk produksi Kolostrum, dengan begitu pedet akan mendapatkan kolostrum yang memadai  Induk yang baru melahirkan harus diperhatikan plasenta atau ari-ari. Apakah keluar dengan sempurna atau tidak. Palsenta umumnya akan keluar 6-12 jam setelah sapi melahirkan. Bila dalam rentang waktu tersebut ari-ari belum keluar maka dikatakan dengan retensio scundinae .  Retensio scundinae harus mendapatkan penanganan khusus. Untuk itu peternak yang mengeluarkan plasenta tersebut sendiri,akan berakibat fatal , kerusakan pada dinding rahim dan tentunya kasus berikutnya adalah radang rahim atau endometritis . Untuk Penanganan kasus ini sebaiknya petenak menghubungi dokter h...

Kenali Gejala Cacing Mata Pada Sapi

 Kenali gejala cacing mata pada sapi Cacing mata pada sapi disebabkan oleh cacing nematoda. Infestasi cacing mata pada sapi disebut Thelaziasis. Thelaziasis merupakan suatu penyakit cacing mata yang disebabkan oleh Thelazia sp. Cacing mata ini dapat menginfeksi berbagai jenis ternak yaitu sapi, kerbau, kuda ,kambing ,domba, kelinci, anjing dan kucing. Infestasi cacing mata pada hewan dapat tejadi sebalah mata maupun ke dua mata. Pada infeksi yang berat dapat mengakibatkan kebutaan. Gejala umum dari infeksi cacing mata antara lain.  1. Konjunctivitis atau peradangan mukosa mata conjuctiva. 2. Kekeruhan cornea mata. 3.Conjuctiva membengkak karena adanya penyumbatan ductus lacrimalis oleh Cacing mata  Gambar . Infestasi cacing mata pada sapi Bali Pencegahan. 1. Menjaga kebersihan kandang 2. Pisahkan ternak yang sehat dan yang sakit. 3. Memberikan pengasapan untuk mengusir lalat  4 . Penyemprotan dengan insektisida untuk membasmi lalat Pengobatan Infeksi cacing mata deng...

Repeat Breeder Pada Sapi

 Repeat Breeder Pada Sapi Repeat Breeder atau kawin berulang pada sapi merupakan hewan yang memiliki siklus estrus /birahi normal ,dikawinkan 3 kali tidak bunting. Ada juga yang mengatakan 2 kali dikawinkan. Siklus estrus atau siklus birahi pada sapi berlangsung 18-24 hari, dengan rata-rata 21 hari. Kawin berulang pada sapi ,siklus Estrus normal, dan dikawinkan dengan pejantan ataupun IB tidak bunting.  Banyak faktor penyebab dari repeat Breeder. Namun pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang waktu IB pada sapi. Waktu IB yang tidak tepat akan menyebabkan kawin berulang. Hal ini biasa terjadi pada peternak yang baru memulai usaha breeding atau pembibitan. Kurangnya pengetahuan tentang gejala birahi menjadi penyebab. Sapi yang estrus akan keluar lendir putih bening, diam dinaiki, vulva bengkak,hangat dan biasa disertai anoreksia atau kurang selera makan. Untuk Peternak yang mengetahui gejala birahi pada sapinya agar segera mengabarkan ke petugas agar bisa ditentukan w...

Inseminasi Buatan Pada Sapi

Inseminasi Buatan Pada Sapi  Inseminasi buatan (IB) merupakan salah satu dari teknologi reproduksi. IB sekarang sudah menjadi pilihan Peternak Breeder skala besar maupun Peternakan rakyat skala kecil. IB merupakan suatu teknologi reproduksi dengan cara memasukkan atau mendeposisikan semen ke dalam saluran reproduksi betina menggunakan peralatan khusus.  IB sudah popular dikalangan masyarakat. Bahkan dibeberapa wilayah di Indonesia tiap kecamatan sudah memiliki petugas Inseminasi buatan dari dinas peternakan setempat yang bisa dihubungi. Dalam udah pembiakan sapi,  peternak tidak perlu membeli pejantan ,bila sapi birahi cukup menghubungi petugas ,dan petugas akan datang  ke lokasi untuk melakukan Inseminasi buatan . Namun tentunya keberhasilan IB akan ditentukan ketepatan peternak mengenali gejala estrus atau gejala birahi dari ternaknya  IB / Inseminasi buatan ditengah masyarakat juga dikenal dengan sebutan "kawin suntik" , karena dalam praktiknya semen/ bibit y...

Mencegah Retensio Scundinarum Pada Sapi

 Mencegah Retensio Scundinarum Pada Sapi Retensio scundinarum /retensi Plasenta merupakan tertahannya plasenta pada sapi lebih dari 12 jam. Setelah sapi melahirkan diiringi dengan keluarnya Plasenta 8-12 jam berikutnya.  Retensi plasenta pada sapi harus mendapatkan penanganan yang tepat, Penanganan yang tidak tepat dapat mengakibatkan infeksi pada rahim. Infeksi pada rahim akan menyebabkan anestrus post partum yang panjang atau yang disebut anestrus secara patologi dikarenakan infeksi pada rahim. Pada kasus retensi plasenta peternak agr tidak melakukan pengeluaran plasenta sendiri, namun harus memanggil dokter hewan atau petugas kesehatan hewan untuk melakukan penanganan terbaik. Pencegahan Retensi Plasenta  Peternak rutin memberikan mineral blok , premiks ,atau vitamin dan mineral yang dicampurkan ke konsentrat. Konsentrat diberikan 1-2 % dari berat badan. Konsentrat boleh yang bentuk pellet /pakan komersil atau ampas tahu, dedak padi dan lain-lain. Konsentrat ini merupa...

Kasus Gangguan Reproduksi Lapangan Hari Ini

 Kasus Gangguan Reproduksi Lapangan Hari Ini Seekor sapi Bali betina berumur 3.5 tahun, sudah pernah beranak satu kali, usia pedet 6 bulan ,dilaporkan peternak tidak pernah estrus atau birahi setelah melahirkan.  Setelah anamnesa dilakukan, dilanjutkan pemeriksaan status Reproduksi sapi Bali tersebut. Hasil pemeriksaan ovarium sinistra et dextra mengalami hipofungsi Ovarium. Pada kasus ini diberikan Penanganan pemberian Anticacing, Vitamin dan Mineral. Selanjutnya dilakukan Treatment /terapi lanjutan dengan injeksi hormonal.  Pemeliharaan sapi tanpa kandang, dan hanya diberikan pakan hijauan tanpa konsentrat dan Premix atau vitamin dan mineral dalam pakan menjadi salah satu faktor penyebab hipofungsi Ovarium. Sapi dipelihara tidak diberikan nutrisi yang cukup. Sehingga anestrus post partu menjadi lama dan kekurangan nutrisi jangka panjang menyebabkan penurunan kinerja Reproduksi. Pada kasus ini masih sapi majir sementara., dengan catatan rutin diberikan premix atau vitami...

Gejala Umum Tungau Telinga Pada Kucing

 Gejala Umum Tungau Telinga Pada Kucing Tungau telinga pada kucing menimbulkan permasalahan beragam, mulai dari rasa tidak nyaman pada kucing, gatal-gatal ,yang dapat teramati kucing menggaruk telinganya, hingga menyebabkan infeksi sekunder bakteri pada telinga pada kasus yang berat mengakibatkan otitis interna. Tungau telinga pada kucing menyebabkan kucing anoreksia atau tidak selera makan, pada infeksi yang berat mengakibatkan hewan kurus.  Pencegahan penularan tungau telinga pada kucing dengan cara membersihkan kandang secara rutin, tidak membiarkan hewan keluar rumah, rutin memandikan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin ke dokter hewan.

Kista Folikel Pada Sapi dan Penanggulangannya

Kista Folikel Pada Sapi dan Penanggulangannya Sapi merupakan salah satu penyuplai protein hewani terbesar. Semakin bertambah populasi penduduk ,makan kebutuhan protein hewani semakin tinggi pula. Breeding atau pembibitan sapi adalah solusi untuk memenuhi kebutuhan daging untuk kebutuhan masyarakat. Breeding /pembibitan harus dikelola dengan manajemen yang baik, mulai dari penyediaan bibit yang baik dan unggul, tersedianya pakan hijauan yang cukup, dan manjemen pencegahan dan pengendalian penyakit, serta manajemen reproduksi yang bagus. Ada beberapa indikator keberhasilan breeding yang dinilai dari capaian Reproduksi, seperti calving Interval atau jarak beranak 11-13 bulan servis per conception kurang dari 2 dan lain -lain. Siklus estrus pada sapi berlangsung 18-24 hari. Siklus estrus dibagi menjadi 2 fase yaitu fase folikuler (terdiri dari proestrus dan estrus) dan fase luteal (fase metestrus dan fase diestrus). Peternak harus memahami setiap fase tersebut dengan baik. Estrus ...

Mano Keracunan Insektisida Pada Musang

 Keracunan Insektisida Pada Musang. Seekor musang bernama "Mano" berjenis kelamin betina, berumur 9 bulan datang ke praktek dengan kondisi hipersalivasi. Pemilik menuturkan kalau kucingnya memakan racun serangga.  Mano  memakan racun serangga yang diletakkan pemilik untuk meracun serangga di Pohon, biasanya Mano di kandangkan, namun hari inj Mano dilepaskan pemilik sekitar rumah. Sekitar pukul 18.50 wib Mano sampai di Praktek ,dan dilakukan pemeriksaan ,Mano di dianogsa Keracunan , penanganan diberikan antidota untuk racuan tersebut. Ada cerita dibali Mano di rawat oleh pemiliknya hingga sekarang. Mano adalah bayi musang yang berumur sekitar 1 Minggu ketika ditemukan pemilik 9 bulan lalu. Induknya Mano di tembak mati oleh sang pemburu yang tidak memiliki belas kasihan. Mano masih fase menyusui saat itu. Ditemukan oleh pemilik dan dirawat dengan baik hingga sekarang. Sekarang di usia 9 bulan berat Mano sudah 5.2 kg. Setelah melewati fase kritis Mano setelah 1 jam observasi...

Kenali Gejala Ear Mite pada Kucing

 Kenali Gejala Ear Mite pada Kucing  Ear mite tungau telinga pada kucing menyebabkan berbagai masalah, gatal , hewan tidak nyaman, infeksi telinga ,hingga membuat hewan anoreksi atau kurang selara makan.  Infestasi tungau telinga kucing ,sebagian besar disebabkan oleh Otodectes cyanotis. Tungau ini menyukai saluran telinga kucing Pencegahan yang dapat dilakukan agar kucing terhindar diri infeksi tungau telinga adalah dengan cara tidak menggabungkan hewan yang sehat dengan hewan yang sakit, membersihkan telingan kucing dengan rutin, memperhatikan tingkah laku kucing, apabila hewan tampak mengangaruk-garuk telinga segera dibawa cek ke dokter hewan Cara membersihkan telinga kucing, bisa menggunakan catton Bud yng ditetesi baby oil dan dibersihkan secara perlahan,hindari hewan stres  selama membersihkan telinga kucing. Saat memandikan hewan ,jangan sampai air masuk ke dalam telinga hewan.  Lakukan pembersihan lingkungan dengan rutin , apabila ada kasus ear mite dala...

Pencegahana kawin berulang skala Peternak.

Pencegahana kawin berulang skala Peternak. Repeat Breeder atau kawin berulang merupakan suatu kondisi sapi yang di kawin kan 3 kali berturut-turut dan tidak bunting, dengan siklus estrus normal. Siklus estrus pada sapi berlangsung selama 18-24 hari. Kawin berulang pada sapi dapat merugikan peternak secara ekonomi. Pada industri sapi perah dapat mengakibatkan penurunan produksi susu. Pada sapi breeding atau pembibitan akan panjang calving Interval / jarak beranak pertama ke beranak berikutnya. Kawin barulang pada sapi dapat mengakibatkan kerugian dari segi makanan dan biaya pemeliharaan. Pencegahan yang tepat akan memberikan manfaat bagi usaha peternakan . Berikut tips Pencegahan kawin berulang pada sapi  1. Berikan Anticacing/ anthelmintik rutin. Anthelmintik pada sapi harus rutin diberikan pada ternak ,umumnya diberikan 3 bulan sekali . Hal ini untuk program pengendalian infestasi cacing pada sapi.  Sapi yang terkena cacingan akan kekurangan nutrisi dan tentunya akan menurunk...

CLP Pada Sapi dan Penanggulangannya

CORPUS LUTEUM PERSISTEN PERSISTEN SAPI. Setelah sapi melahirkan, sapi akan mengalami involusi uterus. Involusi uterus ini merupakan proses kembalinya uterus ke posisi semula, baik dari ukuran, maupun secara fisiologisnya. Involusi uterus pada sapi berlangsung 25-36 hari, Selama masala involusi uteri ini biasa sapi tidak mengalami birahi atau estrus, atau yang dikenal dengan anestrus post partum dan ini merupakan suatu kondisi yang normal  Corpus Lutein persisten dapat terjadi pada waktu setelah sapi melahirkan . Hal ini terjadi dikarenakan involusi uterus yang diperlambat, biasa pada sapi perah yang mempunya produksi susu tinggi. Pada sapi perah dengan produksi susu tinggi,kadar hormon LTH (luteotropik hormone) yang tinggi akan menghambat lisisnya Corpus luteum graviditatum. Pada sapi perah bisa berlangsung CLP 30-90 hari. Pada kondisi ini akan merugikan Peternak dari segi calving Interval yang diperpanjang dan bunting kembali sapi pasca melahirkan. Gejala klinis  Sapi yang me...

Stop menyembelih ruminansia produktif, ini ancaman bagi yang melanggarnya

Stop menyembelih ruminansia produktif, ini ancaman bagi yang melanggarnya Ruminansia adalah hewan yang memamahbiak, dimana untuk mencerna makanannya hewan ini memiliki 4 lambung yaitu rumen, retikulum ,omasum dan abomasum. Ruminansia dibedakan menjadi ruminansia besar dan ruminansia kecil. Ruminansia besar seperti sapi dan kerbau, sedangkan ruminansia kecil yaitu kambing, dan domba. Sapi adalah salah satu penghasil protein hewani terbesar di dunia. Semakin bertambah populasi penduduk ,maka semakin banyak akan kebutuhan dari protein hewani. Untuk menunjang kebutuhan protein hewani agar tersedia dan mencukupi kebutuhan masyarakat Indonesia. Kementerian Pertanian melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan  mengeluarkan kebijakan UPSUS SIWAB (Upaya kusus sapi indukan wajib Bunting) yang sekarang berganti menjadi SIKOMANDAN (Sapi kerbau komunitas andalan negeri). Untuk mendukung program tersebut, masyarakat dilarang untuk melakukan penyembelihan ruminansia produktif. Undang-undang No...

Pencegahan Jembrana Pada Sapi Bali

 Pencegahan Jembrana Pada Sapi Bali           Penyakit Jembrana merupakan penyakit viral yang bersifat menular pada sapi Bali. Penyakit Jembrana disebabkan oleh Retrovirus, dari anggota group lentivirus yang unik dan disebut Jembrana disease virus (JDV).  Masa inkubasi berkisar antara 4-7 hari yang diikuti dengan munculnya demam hingga mencapai 41o- 42o C yang berlangsung hingga 5 -12 hari (rata2 7 hari). Gejala klinis penyakit jembrana pada sapi bali antara lain;  1. Demam berkisar 41- 42 C  2. Stomatitis ditandai dengan radang mulut ulseratif , sehingga hewan akan hipersalivasi atau keluar air liur yang berlebihan. 3. Pembesaran limpoglandula  4. Keringat darah https://youtu.be/hZc1iB0yFv8                                                      Pencegahan dan pengendalian penyakit jembr...

INSEMINASI BUATAN

 INSEMINASI BUATAN Inseminasi Buatan / IB adalah proses memasukkan sperma ke dalam saluran reproduksi betina dengan tujuan untuk membuat betina jadi bunting tanpa perlu terjadi perkawinan alami. Konsep dasar dari teknologi ini adalah bahwa seekor pejantan secara alamiah memproduksi puluhan milyar sel kelamin jantan (spermatozoa) per hari, sedangkan untuk membuahi satu sel telur (oosit) pada hewan betina diperlukan hanya satu spermatozoon. Potensi terpendam yang dimiliki seekor pejantan sebagai sumber informasi genetik, apalagi yang unggul dapat dimanfaatkan secara efisien untuk membuahi banyak betina (Hafez, 1993). Hasil Inseminasi Buatan pada peternak kecamatan Tualang Siak Riau Namun dalam perkembangan lebih lanjut, program IB tidak hanya mencakup pemasukan semen ke dalam saluran reproduksi betina, tetapi juga menyangkut seleksi dan pemeliharaan pejantan, penampungan, penilaian, pengenceran, penyimpanan atau pengawetan (pendinginan dan pembekuan) dan pengangkutan semen , insemi...

Infestasi Toxocara dan Zoonosis

Infestasi Toxocara dan Zoonosis  Toxocara canis / T. canis merupakan ascaridida yang umum menginfeksi anjing. Ini merupakan salah satu parasit yang penting pada hewan tersebut, dan terutama sangat penting pada anak anjing. Infeksi kongenital dari Toxocara canis merupakan hal yang biasa terjadi pada anak anjing (Levine, 1994). Cacing Toxocara canis hidup di usus halus hospes (Subronto, 2006). Infestasi  T. canis pada hewan dan manusia disebut toxocariasis. T. canis pada anjing muda dapat melalui infeksi langsung, infeksi intra-uterus, infeksi transmamaria dan infeksi induk pascakelahiran. Gejala klinis pada anjing yang terinfeksi T. canis antara lain : Lethargia atau kelemahan Ekspresi muka tampak sayu, mata berair, mukosa mata maupun mulutnya tampak mucat anoreksia. Pada hewan muda tidak jarang gejala konvulsi ditemukan akibat rangsangan syaraf pusat oleh toksin cacing. Migrasi larva juga menyebabkan batuk, dispnoea dan a...

DOKTER HEWAN

                                                                                        DOKTER HEWAN                          http://il101.ilearning.me/2017/10/10/membuat-logo-dokter-hewan/           Veterinary  berarti  Veteriner. Menurut  UU No.41 Tahun  2014 ,perubahan  terhadap  UU No  6 tahun  1967 dan UU no  18 tahun  2009 tentang  Peternakan dan  kesehatan hewan menerangkan  bahwa Veteriner adalah segala urusan yang berkaitan dengan Hewan, Produk Hewan, dan Penyakit Hewan. Untuk  mengawasi  Terkait  hal  diatas  diper...

Infestasi Tungau Telinga Pada Kucing

 Infestasi Tungau Telinga Pada Kucing Gambar 1. O todectes  cynotis dan Telur O todectes  cynotis http://linwoodanimalclinic.blogspot.com/2012/01/ Infestasi tungau telinga pada kucing merupakan salah satu penyebab otitis atau peradangan telinga pada kucing.  Bowman dkk., (2002) menyatakan O todectes  cynotis merupakan  penyebab  paling  umum  atau  sebesar  50% - 84%  terjadinya   otitis   eksterna   pada   kucing  (Kartini dkk., 2017). Otodectes cynotis merupakan tungau yang hidup didalam saluran eksterna telinga. Tungau ini dapat menginfeksi kucing, anjing, dan karnivora lain seperti musang dan rubah Tungau telinga dapat berpindah dari satu hewan ke hewan yang lainnya lewat kontak tubuh secara langsung. Tungau telinga betina cenderung menaruh telur-telurnya pada bulu di bagian telinga hewan, sehingga tungau telinga jantan akan selalu mencari tungau telinga betina pada bagian te...

Kandang Jepi yang Ideal Mengurangi Resko Kerja

  Kandang Jepi yang Ideal Mengurangi Resko Kerja   Kandang jepit merupakan alat bantu  untuk mengurangi ruang gerak sapi sehingga mudah memberikan penanganan pada hewan. Kandang jepit ini sangat diperlukan untuk memudahkan dalam melakukan penanganan pada sapi. Penanganan tersebut seperti pemeriksaan dan pengobatan, inseminasi buatan atau kawin suntik, pemeriksaan kebuntingan, pemeriksaan gangguan reproduksi dan penanganan lainnya. Kandang jepit yang tidak sesuai standar akan berakibat pada resiko kecelakaan kerja yang meningkat. Resiko tersebut antara lain. 1.       Resiko bagi petugas Petugas dalam hal ini Dokter Hewan maupun paramedik veteriner dalam memberikan pelayanan kesehatan hewan dapat mengalami cidera seperti terluka dikarenakan tendangan dari hewan, maupun terkena kayu. Untuk itu di himbau peternak agar memiliki kandang jepit setiap kandang ternak 2.       Resiko bagi hewan Sapi yang akan dilakukan...

Pengendalian Infestasi Cacing Mata atau Thelaziosis Pada Sapi

  Pengendalian Infestasi Cacing Mata atau Thelaziosis Pada Sapi Drh. Khairul Rizal Thelaziosis adalah penyakit cacing mata yang disebabkan oleh nematoda. Siklus hidup cacing ini membutuhkan inang lalat perantara dari famili Muscidae. Thelaziosis   pada   sapi disebabkan oleh spesies   Thelazia   rhodesii, Thelazia gulosa   dan   Thelazia   skrjabini   Menurut Tjahajati dan Husniyati (2012).   Thelaziosis merupakan penyakit mata yang dapat dijumpai sepanjang tahun, tetapi kasus penyakit ini banyak dijumpai pada musim hujan, khususnya pada awal musim hujan karena populasi lalat rumah jumlahnya meningkat Gejala   klinis   yang   paling   umum   dari   thelaziosis   adalah   konjungtivitis,   hipertrofi konjungtiva, lakrimasi yang berlebihan, penyumbatan duktus lakrimalis   dan keratitis. Gejala klinis tersebut dipengaruhi oleh jumlah cacing, habitat cacing   dan respon imun dari inang...