Langsung ke konten utama

Sulcascaris sulcata

Taksonomi
     
Kingdom: Animalia
Phylum: Nemathelminthes

Class: Nematoda
Order: Ascaridida
Family: Ascaridoidea
Genus: Sulcascaris
Species: sulcata




Jantan berukuran panjang 9 cm panjang. Betina panjang 11 cm

Cacing dewasa berkembangdi The loggerhead sea turtle



Hosts:
  • Definitive: kura-kura laut
  • Intermediate:  kerang dan moluska
Siklus Hidup
Telur yang di feses dan jatuh ke dasar laut. Larva berkembang dalam telur dan di bawa pergi  molts ke tahap L3.  L3 menetas dari telur dimulai pada hari ke 7. L3 diambil oleh moluska (kerang ) dan menuju ke jaringan. L3 akan berkembang  ke L4 dalam kerang selama 3 sampai 4 bulan. Ketika moluska terinfeksi dimakan oleh the loggerhead sea turtle( penyu tempayan)  L4 yang menempel pada dinding lambung kemudian akan meranggas untuk dewasa dalam 7 hari. Dewasa dan akan bertelur kembali  dalam 5 sampai 6 bulan.

Situs di mana parasit dewasa ditemukan dalam hospes :
Lambung


Tahap Diagnostik:
Telur: oval atau segitiga
dengan ukuran 61 - 75  hingga 86 - 100 µm. Tipis dengan permukaan kasar.





Diagnostic Test umum
Mengapung di fese

Tanda-tanda klinis:
Cacing dapat menyebabkan ulserasi aggregateand perut dengan kehancuran total dari lapisan atas mukosa.


 di terjemahkan dari :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Leucocytozoonosis pada unggas, dari Gejalanya sampaPencegahannya

  Leucocytozoonosis pada unggas, dari Gejalanya sampai Pencegahannya Leukositozoonosis merupakan penyakit protozoa yang menyerang darah ternak unggas, yang disebabkan oleh parasit Leucocytozoon sp. (Levine, 1985). Spesies Leucocytozoon yang menyerang ayam di Indonesia teridentifikasi Leucocytozoon caulleryi dan L.sabrazesi (Soekardono, 1983; Soekardono dan Partosoedjono, 1986). L. caulleryi disebarkan oleh vektor Culicoides arakawae (Soekardono, 1987). Kejadian Leucocytozoonosis cenderung bersifat musiman yang berhubungan erat dengan peningkatan populasi vektor serangga, terutama pada pergantian musim hujan ke musim kemarau atau sebaliknya (Tabbu, 2002). Penyakit ini menimbulkan kerugian yang sangat tinggi, pada unggas muda menyebabkan kematian yang tiba-tiba. Unggas dewasa juga bisa terinfeksi dengan menimbulkan gejala diare, lemah, penurunan produksi, penurunan daya tetas telur, bahkan bisa menimbulkan kematian.   Jenis unggas yang rentan terhadap penyakit Leucocytozoo...

Diare pada Pedet dan Penangannya

   Diare pada Pedet dan Penangannya Pedet merupakan sapi yang masih berumur 1-8 bulan. Pada rentangan umur tersebut, pedet mulai memasuki fase percepatan pertumbuhan, dimana pada fase ini sapi akan tumbuh dengan maksimal apabila didukung oleh pakan yang baik dan sesuai kebutuhan, lingkungan yang mendukung serta manajemen pemeliharaan yang baik (Tazkia, 2008). Penanganan yang tepat pada pedet maupun sapi muda akan menghasilkan sapi potong berkualitas baik pada ternak jantan maupun betina (Efend y dkk. , 2013). Penanganan pedet mulai dari lahir sangat diperlukan agar nantinya bisa mendapatkan sapi yang mempunyai produktivitas tinggi untuk menggantikan sapi yang sudah tidak berproduksi lagi (Syarief dan Sumoprastowo, 1985). Penanganan kesehatan perlu diperhatikan dengan baik, mengingat angka kematian pedet yang cukup tinggi pada empat bulan pertama setelah pedet lahir. Di daerah tropis, rata – rata persentase kematian pedet dibawah umur tiga bulan mencapai 20% bahkan bi...

Perjalanan Gun TE dari Pulau Jawa Ke Pulau Sumatera

  Perjalanan Gun TE dari Pulau Jawa Ke Pulau Sumatera. Delapan belas hari sudah berlalu di Jawa Barat, saatnya kembali ke bumi Lancang Kuning. Hari terakhir di Jawa Barat saya manfaatkan mengunjungi Sabahat di Bekasi.  ( Cerita mengenai terpilihnya menjadi peserta satu-satunya dari provinsi riau  untuk mengikuti bimbingan teknis tranfer embrio di Balai Embrio Ternak Cipelang 2019 akan diceritakan pada tulisan lainnya. )  Ini saatnya saya kembali ke rutinitas biasa mengabdi untuk negeri melalui salah satu profesi yang mulia di bumi ini, profesi dokter hewan.   Menurut data dari WHO yaitu organisasi kesehatan Dunia bahwa 70% penyakit manusia berasal dari hewan atau yang dikenal dengan Zoonosis. Dokter Hewan , kami memiliki motto "Manusya Mriga Satwa Sewaka" yang berarti mengabdi untuk kesejahteraan manusia melalui kesejahteraan hewan". Manusia akan sejahtera jikalau hewan tersebut sejahtera.   Dalam konteks kesejahteraan hewan dikenal dengan 5 prinsip kesej...