Langsung ke konten utama

Postingan

Perjalanan Gun TE dari Pulau Jawa Ke Pulau Sumatera

  Perjalanan Gun TE dari Pulau Jawa Ke Pulau Sumatera. Delapan belas hari sudah berlalu di Jawa Barat, saatnya kembali ke bumi Lancang Kuning. Hari terakhir di Jawa Barat saya manfaatkan mengunjungi Sabahat di Bekasi.  ( Cerita mengenai terpilihnya menjadi peserta satu-satunya dari provinsi riau  untuk mengikuti bimbingan teknis tranfer embrio di Balai Embrio Ternak Cipelang 2019 akan diceritakan pada tulisan lainnya. )  Ini saatnya saya kembali ke rutinitas biasa mengabdi untuk negeri melalui salah satu profesi yang mulia di bumi ini, profesi dokter hewan.   Menurut data dari WHO yaitu organisasi kesehatan Dunia bahwa 70% penyakit manusia berasal dari hewan atau yang dikenal dengan Zoonosis. Dokter Hewan , kami memiliki motto "Manusya Mriga Satwa Sewaka" yang berarti mengabdi untuk kesejahteraan manusia melalui kesejahteraan hewan". Manusia akan sejahtera jikalau hewan tersebut sejahtera.   Dalam konteks kesejahteraan hewan dikenal dengan 5 prinsip kesej...

Diare pada Pedet dan Penangannya

   Diare pada Pedet dan Penangannya Pedet merupakan sapi yang masih berumur 1-8 bulan. Pada rentangan umur tersebut, pedet mulai memasuki fase percepatan pertumbuhan, dimana pada fase ini sapi akan tumbuh dengan maksimal apabila didukung oleh pakan yang baik dan sesuai kebutuhan, lingkungan yang mendukung serta manajemen pemeliharaan yang baik (Tazkia, 2008). Penanganan yang tepat pada pedet maupun sapi muda akan menghasilkan sapi potong berkualitas baik pada ternak jantan maupun betina (Efend y dkk. , 2013). Penanganan pedet mulai dari lahir sangat diperlukan agar nantinya bisa mendapatkan sapi yang mempunyai produktivitas tinggi untuk menggantikan sapi yang sudah tidak berproduksi lagi (Syarief dan Sumoprastowo, 1985). Penanganan kesehatan perlu diperhatikan dengan baik, mengingat angka kematian pedet yang cukup tinggi pada empat bulan pertama setelah pedet lahir. Di daerah tropis, rata – rata persentase kematian pedet dibawah umur tiga bulan mencapai 20% bahkan bi...

Tuberculosis Sapi ( Bovine Tuberculosis)

  Tuberculosis Sapi ( Bovine Tuberculosis) Mycobacterium bovis penyebab BTB adalah anggota dari Mycobacterium tuberculosis kompleks. Kelompok yang juga termasuk didalamnya ialah : Mycobacterium tuberculosis, Mycobacterium africanum dan Mycobacterium microti. Mycobacterium bovis merupakan agen penyebab tuberkulosis pada sapi sedangkan Mycobacterium tuberculosis pada manusia (Qamar dan Azhar, 2013). Kejadian Mycobacterium bovis penyebab tuberkulosis sapi di Indonesia dilaporkan pertama kali menyerang sapi perah di Semarang (Jawa Tengah) oleh Penning pada tahun 1906, yang pada saat itu dilakukan uji tuberkulinasi terhadap 303 ekor sapi perah dan hasilnya ditemukan 3 sapi (0,9%) yang bereaksi positif (reaktor) terhadap tuberkulosis (Tarmudji dan Supar, 2008). Sapi merupakan inang sejati Mycobacterium bovis. Selain sapi, ternak kambing dan babi juga rentan terhadap serangan tuberkulosis. Sedangkan sejumlah hewan lain seperti kerbau, onta, rusa, kuda, bison dan berbagai satwa l...

Peran Adjuvan dalam Vaksin

   Peran Adjuvan dalam Vaksin               Kata adjuvan berasal dari kata adiuvare Latin; yang berarti untuk membantu atau bantuan, mengacu pada setiap materi yang meningkatkan seluler atau respon humoral terhadap antigen. Adjuvan adalah suatu bahan yang timbahkan ke vaksin untuk merangsang pembentukan imun tubuh. Adjuvan terdiri dari berbagai kelompok molekul ditentukan atau lebih formulasi komplek dan telah digunakan sejak awal abad 20 untuk membantu meningkatkan respon ini. Kebutuhan bahan pembantu timbul karena banyak vaksin menghasilkan respon imunologi yang rendah (Tizard, 1988). Adjuvan digunakan untuk meningkatkan respon imun terhadap vaksin. formulasi dengan adjuvan dapat mengakibatkan onset awal imunitas, keseluruhan kekebalan yang lebih kuat respon, jenis tertentu dari kekebalan, atau durasi yang lebih lama dari kekebalan terhadap vaksin. Adjuvan dapat memiliki berbagai efek pada hasil vaksinasi (Gerdt...

Pengawasan Kesmavet Dalam Rantai Penyediaan Susu

  Pengawasan Kesmavet Dalam Rantai Penyediaan Susu   Susu  adalah cairan bergizi berwarna putih yang dihasilkan oleh  kelenjar susu   mamalia . Susu adalah sumber  gizi  utama bagi  bayi  sebelum mereka dapat mencerna makanan padat. Susu binatang (biasanya  sapi ) juga diolah menjadi berbagai produk seperti  mentega , yogurt ,  es krim ,  keju ,  susu kental manis ,  susu bubuk  dan lain-lainnya untuk konsumsi manusia (Wikipedia, 2014). Air susu merupakan bahan makanan yang istimewa bagi manusia karena kelezatan dan komposisinya yang ideal selain air susu mengandung semua zat yang dibutuhkan oleh tubuh, semua zat makanan yang terkandung didalam air susu dapat diserap oleh darah dan dimanfaatkan oleh tubuh. Didalam kehidupan sehari-hari, tidak semua orang meminum air susu yang belum diolah. Hal ini disebabkan karena tidak terbiasa mencium aroma susu segar (mentah), atau sama sekali tidak su...